Senin, 27 Januari 2014

Judulnya, "Dia bicara padaku"

....
“Tidak, penantianku tidak sia – sia kawan, mungkin kau tidak mengerti. Karena, ini urusan hati. Ini urusanku dengan hati orang itu. Kalian, para manusia dengan segala logika dan pandangan realistis kalian, kalian tidak akan mengerti kami. Aku tetap bertahan disini, karena aku tahu hatinya”

“Dan, kau tidak usah memaksaku untuk mempercayai hati orang baru itu. Kau memandangnya karena egomu yang ingin terlihat kuat. Aku mengenal hati orang baru itu, dan, kami, kami para hati mengerti apa yang kami inginkan”

“Jadi, kumohon. Sabarlah sedikit, walau aku tahu, kalian para manusia sangat sulit untuk bersabar dan percaya. Karena itulah Tuhan menjodohkan kami dan kalian. Karena kami yang akan mengambil tugas bertahan dan bersabar. Dan, kalian harus belajar menguatkan kami” 
....
[ ini sepenggal percakapan di salah satu cerpen buat calon buku pertama saya. Semoga menginspirasi bagi yang membaca :) ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar