Mereka hangat dan penuh senyum. Mereka indah dan penuh energi. Mereka unik dan penuh kejutan. Tapi, tak hanya kebaikan yang aku temui. Aku bertemu dengan saudara - saudaranya pula. Mereka dingin dan tanpa senyum. Mereka buruk rupa dan layu. Mereka terlalu biasa dan membosankan. Tapi, itulah manusia. Dan, yang indah tak selalu baik atau yang buruk tak selalu jahat.
Jangan coba mengukurnya dengan statistik. Ataupun menganalisanya dengan rasio. Manusia terlalu komplek dan absurd untuk hal - hal seperti itu.
Dulu, ada seseorang yang mengesankan. Gayanya santai, bukan tipe yang suka berbual dan banyak omong kosong. Jemarinya bisa melahirkan lukisan yang magis. Itu yang kupikirkan. Tapi, di lain pihak aku tak menyukai sikap sok santainya. Yang kulihat adalah seseorang yang tidak bertanggung jawab. Tanpa rasa peduli. Sayangnya, ketika aku berpikir buruk tentangnya. Ia yang melangkah terlebih dahulu untuk membereskan hal yang tidak beres. Ia yang menepuk pundak dengan hangat, "Tenang, semuanya akan baik - baik saja". Pikirannya yang selalu sederhana dan terlalu realistik. Aku tak tahu apa mimpinya. Apakah menjalankan hidup dengan apa adanya adalah jalan yang ia pilih, aku tak tahu, ia hanya berkata "Hei, semuanya harus di mulai dari nol. Bahkan, jika harus memulainya dari seorang pencuci piring" Khas orang itu.
Seseorang lainnya, yang tidak kukenal. Aku belum berani mendeskripsikannya. Seperti apa orang itu. Aku berharap jalan hidupku memberikanku kesempatan untuk mengenalnya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar