Sabtu, 11 Januari 2014

Tempat ini yang kujadikan 'rumah' kedua...

Tiba - tiba hal ini terlintas di kepalaku. Sesuatu yang sebisa mungkin tak ingin kupikirkan dulu hingga mereka kembali. Tapi bagaimana mungkin? Aku tak mempersiapkan apapun ketika mereka akan kembali ke 'rumah' itu. Iya, aku menyebutnya 'rumah', mungkin tempat itu memang 'rumah' kedua bagiku. Bagi beberapa dari mereka, kupikir.

Tapi apa yang harus kulakukan? Salahkah, jika aku masih mengatakan aku tak mengerti? Aku tak mengerti apa yang harus kulakukan dengan posisi ini. Aku hanya begitu menyukai jiwa tempat ini, bukan tentang posisi yang kini menjadi amanah bagiku. Setidaknya, ini salah satu dunia yang dapat menolongku untuk tetap 'waras' di tengah kehidupan yang tambah tak rasional dan aneh ini, selain dunia menulisku. Aku bertemu dengan mereka yang unik. Mereka yang tidak segan berbeda dari kebanyakan kaum mereka. Mereka yang tidak tabu membicarakan hal - hal yang kebanyakan kaum mereka pandang tabu. Mereka yang masih mau membuang - buang waktu untuk ide - ide yang kritis.

Mereka yang merasa sepi di tengah keramaian ini. Dan ramai di tengah kesepian orang - orang itu. Maaf, jika aku menggambarkan kalian terlalu abstrak dan subyektif. Ini pandanganku. Dan tempat ini yang mempertemukan kami.

Jadi, apa yang harus kulakukan? Kupikir, aku hanya ingin tetap menjadikannya 'rumah' bagi mereka, yang belum kami kenal :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar