Suara hati mereka menjerit pada ketidakadilan dan keserakahan penguasa. Bukan hanya di ujung Timur sana, tapi di setiap sudut dunia yang tidak berdaya. Ketika dunia dengan cepatnya berganti sistem dan aturan, siapa berduit, siapa bertahta, merekalah yang penuh digdaya. Lalu, apa kabar dengan mereka lainnya yang tidak berduit dan tidak bertahta. Daya apa yang mereka punya selain, jeritan hati, meminta harapan? Ada dan banyak yang mencoba dengan upaya dan kepercayaan yang dimilikinya. Bertahun-tahun, menyeduh kopi. Atau, berbulan-bulan pergi pagi dan pulang subuh. Dengan keyakinan yang tak kunjung habis, yang tak habis kupikir. Bertahun-tahun, dan mereka terus mencoba. Apa daya yang mereka punya? duit? tahta? bukan. Hanya keyakinan dan harapan hari yang lebih baik.
Namun, adakah keyakinan dan harap berguna di dunia seperti ini? Jangan tanya pada langit yang tak mendengar itu. Tanya pada kepalamu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar