Aku tidak tahu, apakah aku salah memahami jalannya dunia atau memang beginilah faktanya. Tapi aku sedang muak-muaknya dengan istilah itu, "niat suci". Terlebih jika dua kata itu terlontar dari mulut seorang pejabat.
Bukan, aku tidak punya masalah dengan sosok personal yang tengah menjabat jadi wakil ketua DPR tercintah kita itu. Bahkan aku tak berminat mencari tahu.
Aku hanya bermasalah dengan mulut pejabat. Kalau kata lagu, "engkau yang berjanji, engkau yang mengingkari" *bener bukan sih itu lagu? entahlah.
Tuhan, omong kosong apa lagi ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar