mau kutulis namamu disini, di hati ini.
tapi tak mau tertulis, ternyata.
mau kuingat namamu disini, di pikiran ini.
tapi tak mau teringat, ternyata.
kusuruh saja, sejarah menulismu.
kutitahkan saja, buku - buku itu menceritakanmu.
agar kau tetap ada.
walau bukan disini, di hati ini.
agar kau tetap teringat
walau bukan disini, di pikiran ini.
maaf, jika hanya ini yang tertinggal padamu.
hanya namamu, di lembar ini.
hanya tentangmu, di cerita ini.
yang mengisahkan tentangmu, dengan 'konon katanya'
maaf, generasi ini hanya mengingat nama - namamu karena tulisan,
karena sejarah.
penghormatan ini hanya sebatas kepentingan nilai.
siapa kamu?
kami tak pernah tahu.
kami tak kenal.
[ ini sedang sinis. terhadap mereka yang dahulu berjuang dan kami, yang tak berjuang. dan tak mengerti arti perjuangan]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar